<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Opini Arsip - Siaran Edukasi</title>
	<atom:link href="https://siaranedukasi.com/category/opini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://siaranedukasi.com/category/opini/</link>
	<description>Inspirasi dan Referensi Pendidikan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Jul 2025 10:14:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://siaranedukasi.com/go/wp-content/uploads/2025/06/fav-90x90.png</url>
	<title>Opini Arsip - Siaran Edukasi</title>
	<link>https://siaranedukasi.com/category/opini/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ciptakan Ruang Belajar yang Aman dan Nyaman, Kemendikdasmen Edukasi Guru PAUD tentang Perlindungan Anak</title>
		<link>https://siaranedukasi.com/2025/07/18/ciptakan-ruang-belajar-yang-aman-dan-nyaman-kemendikdasmen-edukasi-guru-paud-tentang-perlindungan-anak/</link>
					<comments>https://siaranedukasi.com/2025/07/18/ciptakan-ruang-belajar-yang-aman-dan-nyaman-kemendikdasmen-edukasi-guru-paud-tentang-perlindungan-anak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2025 10:13:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siaranedukasi.com/?p=88591</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, SIARANEDUKASI.COM&#8211;Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyadari pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan...</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2025/07/18/ciptakan-ruang-belajar-yang-aman-dan-nyaman-kemendikdasmen-edukasi-guru-paud-tentang-perlindungan-anak/">Ciptakan Ruang Belajar yang Aman dan Nyaman, Kemendikdasmen Edukasi Guru PAUD tentang Perlindungan Anak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, SIARANEDUKASI.COM&#8211;</strong>Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyadari pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan terlindungi sebagai syarat utama dalam proses pendidikan anak usia dini. Oleh karena itu, Direktorat Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (Direktorat Guru PAUD dan PNF) bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPA), menyelenggarakan seminar bertajuk “Edukasi Perlindungan Anak bagi Guru PAUD” sebagai wujud peringatan Hari Anak Nasional tahun 2025.</p>
<p>“Anak usia dini adalah fondasi masa depan bangsa. Maka, lingkungan belajar mereka harus menjadi ruang yang aman, nyaman, ramah, dan bebas dari kekerasan dalam bentuk apa pun,” ujar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu`ti, di Jakarta, Kamis (17/7). Tema seminar adalah “Anak Hebat, Indonesia Kuat menuju Indonesia Emas 2045”.</p>
<p>Mendikasmen menyampaikan bahwa guru PAUD sebagai figur yang paling dekat dengan anak dalam keseharian memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk menjadi bagian dari sistem perlindungan anak. Pemahaman yang baik tentang prinsip-prinsip perlindungan anak termasuk hak anak, deteksi dini risiko, serta komunikasi yang aman akan membantu menciptakan suasana belajar yang sehat dan suportif.</p>
<p>“Peran guru PAUD sangat strategis. Ibu dan Bapak guru tidak hanya menjadi pendidik, tetapi juga pelindung dan pengasuh kedua bagi anak-anak kita. Melalui kegiatan ini, saya berharap para guru PAUD dapat semakin siap dan percaya diri dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, hangat, dan mendukung tumbuh kembang anak secara holistik,” lanjut Mendikdasmen.</p>
<p>Senada dengan itu, Direktur Jenderal Guru,Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru (Dirjen GTK PG), Nunuk Suryani, menyebut bahwa PAUD merupakan pilar yang sangat penting dalam pemajuan dan peradaban bangsa. Selain seminar, Dirjen Nunuk menyebut, ada lagu-lagu anak yang bisa dinyanyikan anak-anak sesuai usia mereka yang bisa menjadi alternatif media pembelajaran menarik. “Kita sudah ada satu album lagu anak yaitu Kicau. Di sana kita mengenalkan lagu anak sehingga mereka tidak menyanyikan lagu dewasa,” katanya.</p>
<p>“Semoga seminar ini memberikan inspirasi, pengetahuan, dan semangat baru bagi Ibu dan Bapak guru di seluruh penjuru Indonesia untuk menghadirkan ruang belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi ana-anak kita. Melindungi anak bukan hanya tanggung jawab orang tua atau pemerintah saja, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tambah Nunuk Suryani.</p>
<p>Seminar “Edukasi Perlindungan Anak bagi Guru PAUD” bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas para guru PAUD dalam memahami konsep Child Safeguarding, serta mengenali peran strategis mereka dalam mencegah dan merespons kekerasan terhadap anak di lingkungan satuan pendidikan. Melalui seminar ini, para guru PAUD diharapkan memperoleh bekal pengetahuan dan keterampilan untuk menerapkan prinsip safeguarding dalam setiap aktivitas di satuan PAUD.</p>
<p>Direktur Guru PAUD dan PNF, Suparto, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh komitmen pemerintah yang berfokus pada kekerasan yang dialami anak, tidak hanya dalam lingkungan lembaga pendidikan formal namun juga masyarakat. Guna memberantas hal tersebut, Suparto menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemangku kepentingan bidang perlindungan anak, serta praktisi pendidikan dalam memperkuat komitmen perlindungan anak usia dini secara menyeluruh.</p>
<p>“Pemerintah sudah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak, tinggal kita mengawal dalam proses pendidikan dan membekali guru-guru kita terkait hal-hal yang mungkin terjadi di lingkungan sekolah,” ujarnya.</p>
<p>“Guru juga harus bermitra dengan orang tua murid terkait dengan peningkatan kesadaran potensi kekerasan yang mungkin dialami oleh anak,” imbuh Suparto.</p>
<p>Asisten Deputi Pemenuhan Hak Sipil, Informasi, dan Partisipasi Anak, Kemen PPA, Endah Sri Rejeki, mengapresiasi upaya kolaboratif yang dilakukan Kemendikdasmen dan Kemen PPA karena ini menjadi bagian dari peringatan Hari Anak Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli. “Seminar ini penting untuk memastikan bahwa guru PAUD memahami perlindungan anak. Khususnya dalam memastikan bahwa dalam proses pendidikan bahwa anak-anak terlindungi dan aman di lingkungan belajarnya,” tutur Endah.</p>
<p>Peluncuran Seri Buku Cerita 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Seri Buku Saku Pendidikan Inklusi bagi Guru PAUD</p>
<p>Pada kesempatan ini, Direktorat Guru PAUD dan PNF juga meluncurkan Seri Buku Cerita 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Seri Buku Saku Pendidikan Inklusi bagi Guru PAUD. “Saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim yang telah menghadirkan buku tersebut. Semoga kedua seri buku ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh Guru PAUD saat mendampingi anak-anak dalam menumbuhkan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat dan juga menjadi pedoman dalam menyelenggarakan pendidikan inklusi di satuan PAUD,” ujar Menteri Mu’ti.</p>
<p>Dirjen GTK PG, Nunuk Suryani, mengatakan bahwa buku yang diluncurkan bisa menjadi media pembelajaran yang menarik untuk membantu guru PAUD dalam menyampaikan materi pembelajaran. Ia menyebutkan bahwa materi dalam buku tersebut disusun oleh guru-guru PAUD sendiri terkait dengan implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH).</p>
<p>“Harapan kita, buku-buku yang tadi sudah diluncurkan akan diterbitkan secara resmi, didaftarkan International Standard Book Number (ISBN)-nya, dibaca oleh anak-anak dan guru PAUD, serta menjadi referensi guru PAUD seluruh Indonesia. Ada juga pelatihan dongeng yang akan diberikan kepada guru-guru,” terang Nunuk Suryani.</p>
<p>Lebih lanjut Dirjen Nunuk mengatakan bahwa merujuk pada program prioritas nasional, strategi pemerintah dalam penguatan guru PAUD adalah dengan melakukan afirmasi kualifikasi S1-D4 melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di mana mereka hanya belajar setahun kemudian akan mendapatkan ijazah S1 dan dapat melanjutkan pendidikan profesi gurunya. Tujuannya adalah selain agar guru memenuhi kualifikasi kompetensi juga agar guru-guru PAUD memperoleh kesejahteraan yang lebih baik.</p>
<p>Sementara itu, program prioritas kementerian adalah diklat berjenjang guru PAUD yang bertujuan untuk membekali kapasitas guru seperti penananganan anak-anak PAUD, pembelajaran yang aman dan menyenangkan, serta membekali kemampuan penanganan kekerasan pada anak.</p>
<p>Staf Ahli Bidang Manajemen Talenta, Mariman Darto, merasa optimistis dengan berbagai program yang diusung Kemendikdasmen dapat mendukung upaya pemerintah membangun generasi emas yang dimulai dari PAUD. “Berbagai program kementerian menjadi bagian dalam upaya membangun karakter.”</p>
<p>Staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga, Biyanto, menyampaikan, “Posisi guru PAUD sangat penting untuk memastikan PAUD-PAUD kita akan mendapat layanan maksimal di masa kini dan masa yang akan datang. PAUD penting dalam membangun generasi emas,” pungkasnya.*</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2025/07/18/ciptakan-ruang-belajar-yang-aman-dan-nyaman-kemendikdasmen-edukasi-guru-paud-tentang-perlindungan-anak/">Ciptakan Ruang Belajar yang Aman dan Nyaman, Kemendikdasmen Edukasi Guru PAUD tentang Perlindungan Anak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://siaranedukasi.com/2025/07/18/ciptakan-ruang-belajar-yang-aman-dan-nyaman-kemendikdasmen-edukasi-guru-paud-tentang-perlindungan-anak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://siaranedukasi.com/go/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250718-WA0019.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Digitalisasi di Pesantren: Peluang atau Ancaman Tradisi?</title>
		<link>https://siaranedukasi.com/2025/07/03/digitalisasi-di-pesantren-peluang-atau-ancaman-tradisi/</link>
					<comments>https://siaranedukasi.com/2025/07/03/digitalisasi-di-pesantren-peluang-atau-ancaman-tradisi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 23:34:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siaranedukasi.com/?p=88560</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Ade Suhandi (Kasubdiv Penyiaran PPIJ-Dosen Komunikasi) Pesantren, sebagai salah satu institusi pendidikan Islam tertua...</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2025/07/03/digitalisasi-di-pesantren-peluang-atau-ancaman-tradisi/">Digitalisasi di Pesantren: Peluang atau Ancaman Tradisi?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh: Ade Suhandi (Kasubdiv Penyiaran PPIJ-Dosen Komunikasi)</strong></p>
<p>Pesantren, sebagai salah satu institusi pendidikan Islam tertua di Indonesia, telah lama dikenal sebagai benteng tradisi keilmuan, spiritualitas, dan adab. Di tengah geliat zaman yang makin digital, pesantren kini berada di persimpangan jalan: haruskah tetap kukuh pada tradisi atau mulai membuka diri pada transformasi digital?</p>
<p>Beberapa kalangan melihat digitalisasi sebagai ancaman yang bisa merusak khusyuknya ngaji sorogan, melunturkan ketawadhuan santri, dan mengaburkan esensi adab. Di sisi lain, sebagian justru melihatnya sebagai peluang besar untuk memperluas jangkauan dakwah, memperkaya metode belajar, dan mempercepat kemajuan institusi. Maka, pertanyaannya penting: digitalisasi di pesantren—peluang yang menjanjikan atau ancaman yang merusak akar tradisi?</p>
<p><strong>Pesantren di Era Teknologi: Mau Tidak Mau, Harus Siap</strong></p>
<p>Tidak bisa dipungkiri, teknologi sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan santri. Banyak santri hari ini membawa smartphone, belajar melalui YouTube, mendengarkan ceramah lewat podcast, bahkan ikut kelas kitab kuning secara daring. Pandemi COVID-19 mempercepat semua ini. Pesantren yang dulunya kaku terhadap internet, dipaksa adaptif dengan Zoom dan Google Meet.<br />
Apakah ini berarti pesantren kehilangan nilai-nilai utamanya? Belum tentu. Semua tergantung pada bagaimana teknologi digunakan.</p>
<p><strong>Peluang Besar di Balik Layar Digital</strong><br />
Digitalisasi bisa menjadi jembatan, bukan jurang. Beberapa peluang penting antara lain:</p>
<p>1. Akses Ilmu Lebih Luas<br />
Santri bisa belajar langsung dari ulama luar negeri, membuka kitab klasik yang terdigitalisasi, atau mengikuti bahtsul masail lintas pesantren secara daring.</p>
<p>2. Efisiensi Administrasi dan Manajemen<br />
Sistem keuangan, akademik, absensi, hingga laporan kemajuan santri bisa ditata lebih rapi dengan teknologi digital.</p>
<p>3. Ekspansi Dakwah Global<br />
Banyak pesantren yang mulai memproduksi konten dakwah digital: podcast, TikTok syariah, kajian YouTube, hingga infografis islami. Ini adalah bentuk dakwah baru yang menjangkau lebih luas.</p>
<p>4. Menumbuhkan Talenta Digital Islami<br />
Santri yang melek teknologi bisa menjadi konten kreator dakwah, programmer syariah, penulis islami digital, bahkan teknopreneur berbasis nilai Islam.</p>
<p><strong>Ada Ancaman Nyata untuk Tradisi</strong><br />
Namun, digitalisasi juga membawa risiko besar, khususnya bagi pesantren yang berakar kuat pada laku hidup sederhana dan adab. Beberapa kekhawatiran yang nyata:</p>
<p>1. Lunturkan Khusyuk dan Khidmat<br />
Ngaji kitab yang biasa berlangsung khidmat bisa berubah jadi formalitas ketika dilakukan online. Keintiman relasi guru-murid bisa pudar di balik layar.</p>
<p>2. Tergoda Gaya Hidup Instan dan Duniawi<br />
Ketika santri terlalu bebas berselancar di media sosial, muncul godaan popularitas, gaya hidup mewah, dan narsisme digital yang bertentangan dengan ruh pesantren.</p>
<p>3. Kecanduan Teknologi dan Gangguan Fokus</p>
<p>Alih-alih memperdalam ilmu, gadget bisa membuat santri terganggu dengan notifikasi TikTok, game, atau debat kusir online yang tak bermanfaat.</p>
<p>4. Erosi Bahasa Arab dan Tradisi Lisan<br />
Tradisi membaca kitab kuning, hafalan, dan musyawarah bisa tergeser oleh konten cepat dan dangkal.</p>
<p><strong>Bijak Menjawab Tantangan: Jalan Tengah Digitalisasi</strong></p>
<p>Pertanyaannya bukan “menolak atau menerima digitalisasi,” tapi bagaimana mengelola digitalisasi agar tetap berpihak pada nilai pesantren. Beberapa pendekatan solutif:</p>
<p>• Kurasi Aplikasi dan Konten: Pesantren bisa menetapkan kurikulum digital khusus dengan aplikasi-aplikasi bermanfaat dan konten Islami yang sahih.</p>
<p>• Penguatan Akhlak Digital: Pendidikan adab harus masuk dalam literasi digital. Santri perlu tahu bahwa adab di dunia maya sama pentingnya dengan adab di dunia nyata.</p>
<p>• Digitalisasi yang Kontekstual: Tidak semua hal harus serba online. Sorogan, halaqah, dan khidmat tidak bisa digantikan teknologi. Gunakan digital untuk mendukung, bukan menggantikan.</p>
<p>• Pelatihan Guru dan Kiai: Para pengajar harus ikut naik kelas dalam hal digital agar tetap relevan dan mampu menjadi rujukan.</p>
<p><strong>Menjaga Akar, Menyapa Awan</strong><br />
Digitalisasi bukanlah musuh tradisi. Justru bisa menjadi kendaraan untuk memperluas nilai-nilai pesantren ke ranah global, jika dijalankan dengan bijak.</p>
<p>Pesantren tidak harus meninggalkan khazanah klasik untuk menjadi modern. Cukup menjadikan teknologi sebagai alat bantu untuk memperkuat warisan spiritual, keilmuan, dan kemandirian. Seperti pohon yang tinggi, pesantren harus menjaga akar-akarnya tetap menghujam, sembari menjulurkan cabangnya ke awan-awan masa depan.</p>
<p>Yang terpenting bukan apakah kita menjadi pesantren digital, tapi apakah kita tetap menjadi pesantren yang bermartabat.*</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2025/07/03/digitalisasi-di-pesantren-peluang-atau-ancaman-tradisi/">Digitalisasi di Pesantren: Peluang atau Ancaman Tradisi?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://siaranedukasi.com/2025/07/03/digitalisasi-di-pesantren-peluang-atau-ancaman-tradisi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://siaranedukasi.com/go/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250703-WA0093.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Tunggal Putra Paceklik Gelar All England 25 Tahun, Ini Saran Untuk Jonatan dkk</title>
		<link>https://siaranedukasi.com/2019/03/17/tunggal-putra-paceklik-gelar-all-england-25-tahun-ini-saran-untuk-jonatan-dkk/</link>
					<comments>https://siaranedukasi.com/2019/03/17/tunggal-putra-paceklik-gelar-all-england-25-tahun-ini-saran-untuk-jonatan-dkk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Mar 2019 08:48:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Bulutangkis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://demo.idtheme.com/bloggingpro/?p=85</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sudah 25 tahun tunggal putra puasa gelar juara All England 2019. Legenda bulutangkis, Haryanto Arbi,...</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2019/03/17/tunggal-putra-paceklik-gelar-all-england-25-tahun-ini-saran-untuk-jonatan-dkk/">Tunggal Putra Paceklik Gelar All England 25 Tahun, Ini Saran Untuk Jonatan dkk</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah 25 tahun tunggal putra puasa gelar juara All England 2019. Legenda bulutangkis, Haryanto Arbi, meminta agar Jonatan Christie dkk berlatih lebih keras lagi.</p>
<p>Indonesia hanya merebut satu gelar juara dari All England 2019, yakni dari pasangan nonpelatnas, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.</p>
<p>Dengan kekuatan tiga pemain di sektor tunggal, tak satupun yang lolos ke semifinal.</p>
<p>Anthony Sinisuka Ginting tersingkir di babak pertama, Jonatan Christie menyudahi penampilan di babak kedua, sedangkan Tommy harus pulang setelah kalah di perempatfinal.</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2019/03/17/tunggal-putra-paceklik-gelar-all-england-25-tahun-ini-saran-untuk-jonatan-dkk/">Tunggal Putra Paceklik Gelar All England 25 Tahun, Ini Saran Untuk Jonatan dkk</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://siaranedukasi.com/2019/03/17/tunggal-putra-paceklik-gelar-all-england-25-tahun-ini-saran-untuk-jonatan-dkk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia</title>
		<link>https://siaranedukasi.com/2019/03/17/klasemen-f1-2019-usai-bottas-menangi-gp-australia/</link>
					<comments>https://siaranedukasi.com/2019/03/17/klasemen-f1-2019-usai-bottas-menangi-gp-australia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Mar 2019 08:43:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Balapan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Olahraga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://demo.idtheme.com/bloggingpro/?p=82</guid>

					<description><![CDATA[<p>Driver Mercedes Valtteri Bottas memenangi seri pembuka Formula 1 2019 dalam Grand Prix Australia. Berikut...</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2019/03/17/klasemen-f1-2019-usai-bottas-menangi-gp-australia/">Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Driver Mercedes Valtteri Bottas memenangi seri pembuka Formula 1 2019 dalam Grand Prix Australia. Berikut klasemen pebalap usai race tersebut.</p>
<p>Di Sirkuit Melbourne Park, Australia, Minggu (17/3/2019), Bottas menjadi yang tercepat dengan waktu 1 jam 25 menit 27.325 detik, unggul 20,8 detik dari rekan setimnya di Mercedes Lewis Hamilton.</p>
<p>Hamilton sendiri finis kedua, meski memulai balapan dari posisi terdepan.</p>
<p>Di tempat ketiga ada driver Red Bull Max Verstapen, disusul duo Ferrari Sebastian Vettel dan Charles Leclerc yang mengunci posisi lima besar.</p>
<p>Sementara Bottas pun memimpin klasemen pebalap dengan 26 poin. Driver asal Finlandia itu mendapat tambahan satu poin usai juga berhasil menorehkan waktu lap tercepat dalam balapan kali ini.</p>
<p>Aturan baru F1 sendiri akan memberi peraih waktu lap tercepat dalam posisi 10 besar tambahan satu angka.</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2019/03/17/klasemen-f1-2019-usai-bottas-menangi-gp-australia/">Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://siaranedukasi.com/2019/03/17/klasemen-f1-2019-usai-bottas-menangi-gp-australia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Sabet Gelar Juara Dunia Kedua</title>
		<link>https://siaranedukasi.com/2019/03/17/tontowi-ahmad-liliyana-natsir-sabet-gelar-juara-dunia-kedua/</link>
					<comments>https://siaranedukasi.com/2019/03/17/tontowi-ahmad-liliyana-natsir-sabet-gelar-juara-dunia-kedua/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Mar 2019 08:32:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Bulutangkis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://demo.idtheme.com/bloggingpro/?p=79</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi juara pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017 di...</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2019/03/17/tontowi-ahmad-liliyana-natsir-sabet-gelar-juara-dunia-kedua/">Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Sabet Gelar Juara Dunia Kedua</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi juara pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017 di Glasgow, Skotlandia, Senin (28/8/2017) WIB.</p>
<p>Owi/Butet mengalahkan pasangan asal China, Zheng Siwei/Chen Qingchen, dengan skor 15-21, 21-16, 21-15.</p>
<p>Ini menjadi gelar juara dunia bulu tangkis kedua bagi Tontowi/Liliyana.</p>
<p>Penempatan bola yang mereka lakukan beberapa kali sukses mengelabui Tontowi/Liliyana.</p>
<p>Owi/Butet bangkit pada gim kedua berkat sejumlah kesalahan yang dilakukan Zheng/Chen.</p>
<p>Gim kedua akhirnya dimenangi oleh Tontowi/Liliyana dan pertandingan harus ditentukan melalui rubber game.</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2019/03/17/tontowi-ahmad-liliyana-natsir-sabet-gelar-juara-dunia-kedua/">Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Sabet Gelar Juara Dunia Kedua</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://siaranedukasi.com/2019/03/17/tontowi-ahmad-liliyana-natsir-sabet-gelar-juara-dunia-kedua/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://siaranedukasi.com/go/wp-content/uploads/2019/03/tontowi-ahmadliliyana-natsir-min.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal</title>
		<link>https://siaranedukasi.com/2019/03/17/pergantian-jitu-luis-milla-yang-mengantar-indonesia-ke-semifinal/</link>
					<comments>https://siaranedukasi.com/2019/03/17/pergantian-jitu-luis-milla-yang-mengantar-indonesia-ke-semifinal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Mar 2019 08:28:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://demo.idtheme.com/bloggingpro/?p=74</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Indonesia berhasil mengalahkan Kamboja 2-0. Sempat buntu di babak pertama, Luis Milla mengubah...</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2019/03/17/pergantian-jitu-luis-milla-yang-mengantar-indonesia-ke-semifinal/">Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Indonesia berhasil mengalahkan Kamboja 2-0. Sempat buntu di babak pertama, Luis Milla mengubah taktik dan berbuah hasil.</p>
<p>Bermain di Stadion Shah Alam, Malaysia, Kamis (24/8/2017) sore WIB, Luis Milla kembali menurunkan formasi andalal 4-2-3-1. Dengan target meraih kemenangan 3-0 atas Kamboja demi mengamankan tike ke semifinal. Marinus Maryanto Wanewar dimainkan sejak menit pertama.</p>
<p>Marinus disokong oleh Septian David Maulan yang tepat ada di belakang. Sementara itu, Osvaldo Haay dan Saddil Ramdani bertugas sebagai penyisir sisi kanan dan kiri.</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2019/03/17/pergantian-jitu-luis-milla-yang-mengantar-indonesia-ke-semifinal/">Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://siaranedukasi.com/2019/03/17/pergantian-jitu-luis-milla-yang-mengantar-indonesia-ke-semifinal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://siaranedukasi.com/go/wp-content/uploads/2019/03/Luis-Milla-nuevo-entrenador-del-Zaragoza-min.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State</title>
		<link>https://siaranedukasi.com/2019/03/16/jokowi-minta-asean-tangani-masalah-muslim-rohingya-di-rakhine-state/</link>
					<comments>https://siaranedukasi.com/2019/03/16/jokowi-minta-asean-tangani-masalah-muslim-rohingya-di-rakhine-state/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Mar 2019 17:57:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Rohinya]]></category>
		<category><![CDATA[Tag Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://demo.idtheme.com/bloggingpro/?p=58</guid>

					<description><![CDATA[<p>Presiden Jokowi menerima Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu...</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2019/03/16/jokowi-minta-asean-tangani-masalah-muslim-rohingya-di-rakhine-state/">Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Presiden Jokowi menerima Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019).</p>
<p>Dalam pertemuan, Jokowi menyampaikan pentingnya konsep kerja sama Indo-Pasifik terkait nasib muslim Rohingya di Kota Rakhine, Myanmar.</p>
<p>&#8220;Mengenai masalah Rakhine State, Presiden menyampaikan pentingnya keterlibatan ASEAN dalam membantu Myanmar di dalam mempersiapkan repatriasi yang sukarela, damai, dan bermartabat,&#8221; kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai melakukan pertemuan di Istana Merdeka, Jakara Pusat, Rabu (13/3/2019).</p>
<p>Retno mengatakan, Thailand, yang saat ini menjadi Ketua Negara-Negara ASEAN, perlu membahas lebih jauh mengenai rencana itu.</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2019/03/16/jokowi-minta-asean-tangani-masalah-muslim-rohingya-di-rakhine-state/">Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://siaranedukasi.com/2019/03/16/jokowi-minta-asean-tangani-masalah-muslim-rohingya-di-rakhine-state/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport</title>
		<link>https://siaranedukasi.com/2019/03/16/demi-xpander-mitsubishi-bakal-mengimpor-kembali-pajero-sport/</link>
					<comments>https://siaranedukasi.com/2019/03/16/demi-xpander-mitsubishi-bakal-mengimpor-kembali-pajero-sport/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Mar 2019 10:53:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://demo.idtheme.com/bloggingpro/?p=54</guid>

					<description><![CDATA[<p>Peningkatan penjualan yang sangat signifikan untuk small MPV PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia...</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2019/03/16/demi-xpander-mitsubishi-bakal-mengimpor-kembali-pajero-sport/">Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Peningkatan penjualan yang sangat signifikan untuk small MPV PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Xpander sepertinya bakal berpengaruh terhadap model lain pabrikan berlambang tiga berlian ini.</p>
<p>Pasalnya, beredar rencana untuk mengejar produksi pesaing Toyota Avanza ini, Pajero Sport bakal kembali berstatus impor alias CBU.</p>
<p>Menurut Direktur of Sales &amp; Marketing Division PT MMKSI, Irwan Kuncoro, hingga saat ini Pajero Sport masih diproduksi di Indonesia.</p>
<p>Jadi, kalaupun dikaitkan dengan rencana ada impor itu, sebetulnya itu rencana untuk sementara, karena itu bagian dari peningkatan kapasitas untuk Xpander,&#8221; jelas Irwan di sela-sela media gathering, di bilangan Jakarta Pusat, belum lama ini.</p>
<p>Lanjut Irwan, rencana status Pajero Sport yang kembali impor memang belum terealisasi. Dan berbicara sampai kapan, memang harus dilihat dahulu, kapan waktu mulainya, karena hingga saat ini memang belum dilaksanakan (impor Pajero Sport).</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2019/03/16/demi-xpander-mitsubishi-bakal-mengimpor-kembali-pajero-sport/">Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://siaranedukasi.com/2019/03/16/demi-xpander-mitsubishi-bakal-mengimpor-kembali-pajero-sport/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sosok New Nissan Livina Terungkap, Apa Kata NMI?</title>
		<link>https://siaranedukasi.com/2019/03/16/sosok-new-nissan-livina-terungkap-apa-kata-nmi/</link>
					<comments>https://siaranedukasi.com/2019/03/16/sosok-new-nissan-livina-terungkap-apa-kata-nmi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Mar 2019 09:43:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://demo.idtheme.com/bloggingpro/?p=47</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah pecinta otomotif dihebohkan dengan bocoran Toyota Avanza baru, kini muncul gambar yang disinyalir sebagai...</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2019/03/16/sosok-new-nissan-livina-terungkap-apa-kata-nmi/">Sosok New Nissan Livina Terungkap, Apa Kata NMI?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah pecinta otomotif dihebohkan dengan bocoran Toyota Avanza baru, kini muncul gambar yang disinyalir sebagai Nissan Livina anyar.</p>
<p>Gambar tersebut, beredar luas di media sosial dan juga grup aplikasi percakapan elektronik.</p>
<p>Dilihat dari gambar yang beredar, Nissan Livina baru ini memperlihatkan wajah depan yang cukup jelas.</p>
<p>Jika diperhatikan, muka low multi purpose vehicle (LMVP) andalan PT Nissan Motor Indonesia (NMI) ini mirip dengan salah satu sport utility vehicle (SUV) yang cukup populer, X-Trail.</p>
<p>&#8220;New Livina pesan sekarang, hanya di Nissan Datsun Sunter,&#8221; tulis keterangan sebagai caption dalam foto yang beredar terebut.</p>
<p>Mencoba mengkonfirmasi kepada pihak NMI, melalui Head of Communicationnya, Hana Maharani enggan berkomentar terkait foto yang beredar tersebut.</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2019/03/16/sosok-new-nissan-livina-terungkap-apa-kata-nmi/">Sosok New Nissan Livina Terungkap, Apa Kata NMI?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://siaranedukasi.com/2019/03/16/sosok-new-nissan-livina-terungkap-apa-kata-nmi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aliansi Nissan-Mitsubishi Luncurkan Livina Versi Mungil</title>
		<link>https://siaranedukasi.com/2019/03/16/aliansi-nissan-mitsubishi-luncurkan-livina-versi-mungil/</link>
					<comments>https://siaranedukasi.com/2019/03/16/aliansi-nissan-mitsubishi-luncurkan-livina-versi-mungil/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Mar 2019 09:37:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://demo.idtheme.com/bloggingpro/?p=44</guid>

					<description><![CDATA[<p>Nissan meluncurkan Nissan Livina berbasis Xpander beberapa waktu lalu di Indonesia. Di Jepang, aliansi Nissan-Mitsubishi...</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2019/03/16/aliansi-nissan-mitsubishi-luncurkan-livina-versi-mungil/">Aliansi Nissan-Mitsubishi Luncurkan Livina Versi Mungil</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Nissan meluncurkan Nissan Livina berbasis Xpander beberapa waktu lalu di Indonesia. Di Jepang, aliansi Nissan-Mitsubishi meluncurkan empat mobil jenis Kei car baru.</p>
<p>Beberapa kendaraan di antaranya: Nissan Dayz, Nissan Dayz Highway Star, Mitsubishi eK Wagon dan Mitsubishi eK X. Bentuknya sangat mirip dengan Livina dan Xpander.</p>
<p>Nah, produksi mobil mini ini, ditangani oleh perusahaan patungan, NMKV. Dan mereka siap melakukan produksi di Pabrik Mizushima Mitsubishi di Kurashiki, Jepang.</p>
<p>Sebetulnya, kerja bareng antara Nissan dengan Mitsubishi meluncurkan Kei car terjalin pada 2013. Lalu terjadi peningkatan kolaborasi bisnis, sejak keduanya menjadi mitra aliansi pada 2016.</p>
<p>Untuk pertama kalinya, Kei car Nissan dan Mitsubishi siap menawarkan teknologi mengemudi semi-otonom. Kemampuan yang dirancang untuk penggunaan jalur tunggal di jalan raya.</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2019/03/16/aliansi-nissan-mitsubishi-luncurkan-livina-versi-mungil/">Aliansi Nissan-Mitsubishi Luncurkan Livina Versi Mungil</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://siaranedukasi.com/2019/03/16/aliansi-nissan-mitsubishi-luncurkan-livina-versi-mungil/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
