<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Internasional Arsip - Siaran Edukasi</title>
	<atom:link href="https://siaranedukasi.com/category/internasional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://siaranedukasi.com/category/internasional/</link>
	<description>Inspirasi dan Referensi Pendidikan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jun 2025 04:12:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.1</generator>

<image>
	<url>https://siaranedukasi.com/go/wp-content/uploads/2025/06/fav-90x90.png</url>
	<title>Internasional Arsip - Siaran Edukasi</title>
	<link>https://siaranedukasi.com/category/internasional/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>78.000 Pelajar Gaza Tak Ikuti Ujian Akibat Perang</title>
		<link>https://siaranedukasi.com/2025/06/27/78-000-pelajar-gaza-tak-ikuti-ujian-akibat-perang/</link>
					<comments>https://siaranedukasi.com/2025/06/27/78-000-pelajar-gaza-tak-ikuti-ujian-akibat-perang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Jun 2025 04:12:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siaranedukasi.com/?p=88518</guid>

					<description><![CDATA[<p>GAZA, SIARANEDUKASI.COM&#8211;tengah puing-puing bangunan dan suasana keputusasaan, ribuan pelajar Palestina di Jalur Gaza kembali kehilangan...</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2025/06/27/78-000-pelajar-gaza-tak-ikuti-ujian-akibat-perang/">78.000 Pelajar Gaza Tak Ikuti Ujian Akibat Perang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="topbar topbar-gray">
<div class="container">
<div class="row">
<div class="col-lg-9 col-md-8">
<div class="tranding-bg-white">
<div class="tranding-bar">
<div id="tredingcarousel" class="trending-slide carousel slide trending-slide-bg" data-ride="carousel">
<p class="trending-title"><strong>GAZA, SIARANEDUKASI.COM&#8211;</strong>tengah puing-puing bangunan dan suasana keputusasaan, ribuan pelajar Palestina di Jalur Gaza kembali kehilangan kesempatan untuk mengikuti ujian akhir sekolah menengah tahun ini. Perang genosida yang dilancarkan Israel sejak 7 Oktober 2023 telah menghancurkan mimpi dan masa depan sekitar 78.000 siswa Gaza, termasuk mereka yang seharusnya melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas.</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div id="main-content" class="main-container blog-single post-layout-style1" role="main">
<div class="container">
<div class="row digiqole-content">
<div class="col-lg-8 col-md-12">
<article id="post-45397" class="post-content post-single post-45397 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-kabar tag-gaza tag-pelajar">
<div class="post-body clearfix">
<div class="entry-content clearfix">
<p>Salah satunya adalah Ahmed Ayoub, pelajar sains dari lingkungan Zeitoun, Gaza Timur. Ia seharusnya menyelesaikan pendidikan menengah dan melanjutkan ke universitas untuk mempelajari farmasi klinis. Namun, situasi di lapangan berkata lain.</p>
<p>“Kami tidak mendengar lagi suara bel sekolah. Yang terdengar hanya suara peluru, rudal, dan jeritan anak-anak serta wanita,” kata Ahmed dengan suara lirih, tubuhnya tampak kurus karena perang dan kelaparan yang melanda Gaza.</p>
<p>Ia berupaya mengakses internet untuk mengikuti pelajaran digital dan mengikuti berita tentang ujian sekolah menengah yang berlangsung di Tepi Barat. Namun upayanya kerap terhenti, baik karena buruknya jaringan maupun larangan dari ayahnya yang khawatir dengan bahaya di jalan.</p>
<p><strong>Ketika Tenda Jadi Ruang Belajar</strong></p>
<p>Kisah serupa dialami Rawan Al-Sharafa, siswa berprestasi yang kehilangan ayah dan saudara perempuannya dalam serangan udara Israel. Ia berusaha menyelesaikan pelajaran dari bawah tenda pengungsian, dengan gangguan anak-anak, tanpa listrik dan air bersih.</p>
<p>“Bagaimana saya bisa belajar ketika langit menurunkan hujan api? Bagaimana saya bisa fokus ketika adik saya mengalami trauma berat?” tuturnya penuh kesedihan.</p>
<p><strong>Ujian Ditunda, Semangat Tergerus</strong></p>
<p>Ujian akhir sekolah menengah di Palestina, yang dikenal sebagai Tawjihi, merupakan tonggak penting bagi pelajar untuk bisa masuk perguruan tinggi. Namun, dua tahun terakhir pelaksanaan ujian di Gaza tertunda akibat kehancuran infrastruktur dan kondisi keamanan yang tidak memungkinkan.</p>
<p>Nada Salouha, salah satu siswa yang terdampak, mengaku semangat belajarnya telah padam akibat penundaan ujian yang terus berulang.</p>
<p>“Saya ingin belajar teknik, tapi saya semakin putus asa. Setiap kali mulai belajar, saya teringat rumah yang hancur dan keluarga yang hilang,” ungkapnya.</p>
<p>Kementerian Pendidikan Palestina sempat menetapkan 13 April sebagai tanggal ujian nasional, namun harus membatalkannya menyusul agresi terbaru Israel pada 18 Maret. Akibatnya, ribuan siswa kembali gagal mengikuti ujian yang menentukan masa depan mereka.</p>
<p><strong>Data Mengejutkan: Ribuan Pelajar Tewas</strong></p>
<p>Menurut data Kementerian Pendidikan Palestina, sekitar 78.000 siswa dari Gaza tidak dapat mengikuti ujian selama dua tahun terakhir. Tahun ini, hanya sekitar 2.000 siswa Gaza yang dapat mengikuti ujian karena berhasil keluar dari wilayah tersebut dan kini tersebar di 37 negara.</p>
<p>Lebih memprihatinkan lagi, sejak awal agresi, lebih dari 16.470 siswa dilaporkan tewas dan 25.374 lainnya terluka. Di antara mereka, sekitar 4.000 siswa tingkat akhir—yang lahir pada tahun 2006 dan 2007—gugur sebelum sempat mengikuti ujian Tawjihi.</p>
<p>Korban di kalangan tenaga pendidik juga sangat besar. Sebanyak 914 guru dan staf administrasi tewas, dan lebih dari 4.363 lainnya terluka. Di tingkat pendidikan tinggi, tercatat 219 dosen universitas tewas dan 1.416 terluka.</p>
<p><strong>Infrastruktur Pendidikan Hancur Total</strong></p>
<p>Serangan Israel juga menghancurkan infrastruktur pendidikan secara sistematis. Menurut data Kantor Media Pemerintah Gaza, sebanyak 143 sekolah, universitas, dan lembaga pendidikan hancur total, serta 366 lainnya mengalami kerusakan berat.</p>
<p>Akibatnya, sekitar 785.000 pelajar Palestina kehilangan akses terhadap pendidikan selama 21 bulan terakhir, yang secara efektif melumpuhkan masa depan generasi muda di Jalur Gaza.</p>
<p><strong>Tragedi Kemanusiaan Berkepanjangan</strong></p>
<p>Sejak dimulainya agresi pada 7 Oktober 2023, Israel, dengan dukungan penuh dari Amerika Serikat, telah melancarkan perang genosida yang telah menewaskan dan melukai sekitar 186.000 warga Palestina, termasuk anak-anak dan perempuan. Lebih dari 11.000 orang dinyatakan hilang, sementara ratusan ribu lainnya hidup dalam pengungsian dan kelaparan.* [IP]</p>
</div>
</div>
</article>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2025/06/27/78-000-pelajar-gaza-tak-ikuti-ujian-akibat-perang/">78.000 Pelajar Gaza Tak Ikuti Ujian Akibat Perang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://siaranedukasi.com/2025/06/27/78-000-pelajar-gaza-tak-ikuti-ujian-akibat-perang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://siaranedukasi.com/go/wp-content/uploads/2025/06/sekolah.jpeg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Dewan Keamanan Iran Konfirmasi Kesepakatan Gencatan Senjata</title>
		<link>https://siaranedukasi.com/2025/06/24/dewan-keamanan-iran-konfirmasi-kesepakatan-gencatan-senjata/</link>
					<comments>https://siaranedukasi.com/2025/06/24/dewan-keamanan-iran-konfirmasi-kesepakatan-gencatan-senjata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2025 12:02:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siaranedukasi.com/?p=88471</guid>

					<description><![CDATA[<p>SIARAN EDUKASI &#8211; Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran telah mengeluarkan pernyataan mengenai “keputusan nasional untuk...</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2025/06/24/dewan-keamanan-iran-konfirmasi-kesepakatan-gencatan-senjata/">Dewan Keamanan Iran Konfirmasi Kesepakatan Gencatan Senjata</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siaranedukasi.com/"><strong>SIARAN EDUKASI</strong></a> &#8211; Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran telah mengeluarkan pernyataan mengenai “keputusan nasional untuk memaksakan penghentian perang terhadap musuh Zionis dan pendukung kejinya”. Ini dianggap pernyataan persetujuan terhadap gencatan senjata.</p>
<p>Angkatan bersenjata Iran menyampaikan “respon yang membuat malu dan patut dicontoh terhadap kekejaman musuh”, katanya. Mereka menambahkan bahwa serangan tersebut mencapai puncaknya dengan serangan terhadap pangkalan AS di Qatar kemarin malam dan serangan rudal dini hari terhadap Israel.<br />
Dewan tersebut mengatakan Teheran menanggapi serangan di wilayahnya secara proporsional dan tepat waktu, dan “memaksa musuh untuk menyesal dan menerima kekalahan serta penghentian agresinya secara sepihak”.</p>
<p>“Angkatan bersenjata Republik Islam Iran, tanpa memercayai kata-kata musuh dan siap untuk memberikan tanggapan yang tegas dan menghalangi terhadap setiap tindakan musuh yang melanggar”.</p>
<p>Iran melakukan pendekatan gencatan senjata dengan hati-hati karena Israel tidak memiliki rekam jejak yang baik dalam berkomitmen terhadap perjanjian gencatan senjata di Gaza dan Lebanon, kata Abas Aslani, peneliti di Pusat Studi Strategis Timur Tengah di Teheran.</p>
<p>&#8220;Itulah sebabnya Teheran berhati-hati, dan para pejabat belum memberikan konfirmasi secara resmi. Jika, pada waktunya, tidak ada pelanggaran, saya pikir Iran akan mematuhi gencatan senjata,&#8221; katanya kepada Aljazirah.</p>
<p>Aslani mengatakan ini adalah perang antara Iran dan Israel dan mitranya, AS, dengan kedua sekutu tersebut mendefinisikan tujuan mereka sebagai menghancurkan program nuklir Iran dan membawa “perubahan rezim” di Iran, namun tidak tercapai.</p>
<p>&#8220;Kami melihat kerusakan yang ditimbulkan terhadap fasilitas nuklir Iran, namun program nuklir negara ini bukan hanya tentang fasilitas dan peralatan tersebut. Iran merelokasi bahan nuklirnya ke tempat yang aman, dan pengetahuan serta pengetahuannya masih utuh,&#8221; katanya, seraya menambahkan bahwa kemampuan rudal Iran juga tidak hancur, karena menghantam Israel pada hari sebelumnya.</p>
<p>Aslani mengatakan negosiasi yang “bermakna” dengan AS tidak dapat dilakukan dalam jangka pendek, karena AS dan Israel menyerang Iran saat pembicaraan nuklir sedang berlangsung.</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2025/06/24/dewan-keamanan-iran-konfirmasi-kesepakatan-gencatan-senjata/">Dewan Keamanan Iran Konfirmasi Kesepakatan Gencatan Senjata</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://siaranedukasi.com/2025/06/24/dewan-keamanan-iran-konfirmasi-kesepakatan-gencatan-senjata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/awsimages.detik.net.id/visual/2025/06/15/bendera-iran-berkibar-saat-api-dan-asap-dari-serangan-israel-terhadap-depot-minyak-sharan-membubung-menyusul-serangan-israel-t-1749980176957_169.jpeg?w=650&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>MUI Dorong Indonesia jadi Wasit Perdamaian Konflik Iran-Israel</title>
		<link>https://siaranedukasi.com/2025/06/24/mui-dorong-indonesia-jadi-wasit-perdamaian-konflik-iran-israel/</link>
					<comments>https://siaranedukasi.com/2025/06/24/mui-dorong-indonesia-jadi-wasit-perdamaian-konflik-iran-israel/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2025 11:36:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Iran]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[MUI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siaranedukasi.com/?p=88448</guid>

					<description><![CDATA[<p>SIARAN EDUKASI &#8211; Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan Indonesia sebagai negara non-blok untuk menjadi wasit...</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2025/06/24/mui-dorong-indonesia-jadi-wasit-perdamaian-konflik-iran-israel/">MUI Dorong Indonesia jadi Wasit Perdamaian Konflik Iran-Israel</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siaranedukasi.com/"><strong>SIARAN EDUKASI</strong></a> &#8211; Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan Indonesia sebagai negara non-blok untuk menjadi wasit yang memelopori perdamaian atas konflik Iran-Israel dan mendukung gencatan senjata untuk perdamaian sepenuhnya.</p>
<p>&#8220;Untuk Pemerintah Indonesia, saya meminta dan menyerukan karena Indonesia pelopor negara non-blok bersama India dan negara-negara lain, kita ini punya posisi penting sebagai wasit untuk menyerukan perdamaian,&#8221; kata Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan saat ditemui di Jakarta, Selasa.</p>
<p>Ia menekankan pentingnya perdamaian karena perang selalu merugikan seluruh pihak, tidak hanya kedua negara yang berkonflik. Untuk itu, ia juga menyerukan pentingnya gencatan senjata.</p>
<p>Baca juga: Anggota DPR minta pemerintah segera antisipasi penutupan Selat Hormuz</p>
<p>&#8220;Kalau terus menerus perang itu yang rugi kita semua, bayangkan kalau perang berkepanjangan, ekonomi kita gonjang-ganjing, harga minyak gonjang-ganjing, dolar gonjang-ganjing, jadi berhentilah melakukan peperangan, dan pada waktu tertentu segeralah melakukan gencatan senjata,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Amirsyah juga menegaskan pentingnya dunia internasional memberi hukuman seberat-beratnya kepada Israel dan sekutu-sekutunya yang telah melakukan kejahatan genosida kepada masyarakat Iran maupun Palestina.</p>
<p>&#8220;Ketika Israel bersama sekutu Amerika dan negara lain melakukan genosida, itu sebuah kezaliman yang luar biasa, tidak boleh dibiarkan oleh negara manapun. Jadi, apa yang dilakukan oleh Iran menurut saya sudah pantas harus kita dukung karena ini membela hak-hak kemanusiaan, harkat dan martabat kemanusiaan yaitu masyarakat Palestina yang sudah hampir dua tahun dizalimi oleh zionis Israel,&#8221; paparnya.</p>
<p>Baca juga: Jerman waspadai ancaman Iran tutup jalur minyak Selat Hormuz</p>
<p>Ia juga menegaskan, untuk melawan kezaliman, sesuai dengan sunnah dalam Al Quran dan hadits, apapun agama, suku, maupun negaranya, wajib bersatu untuk memperjuangkan martabat kemanusiaan.</p>
<p>&#8220;Apapun agama, suku, maupun negaranya wajib bersatu karena kezaliman ini sudah keterlaluan. Ada sebuah ungkapan mengatakan, kalau kita mau menang untuk memperjuangkan harkat dan martabat kemanusiaan, maka kuncinya harus bersatu, karena dengan bersatu kita kuat, jika kuat kita bisa melawan kezaliman dan kesewenang-wenangan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani mengimbau Iran dan Israel untuk sama-sama melakukan gencatan senjata agar penyelesaian konflik dapat diupayakan melalui jalur perdamaian.</p>
<p>&#8220;Terkait situasi yang sekarang sedang terjadi, tentu saja kami mengimbau adanya gencatan senjata di antara kedua pihak yang sedang berperang sehingga bisa segera menyelesaikan situasi tersebut dengan tentu saja damai,&#8221; kata Puan.</p>
<p>Baca juga: Anggota DPR dukung strategi Pertamina hadapi dampak konflik AS-Iran</p>
<p>Menurut Puan, apabila perang antara Iran dan Israel terus berlangsung berkepanjangan maka dikhawatirkan akan menambah deret panjang masyarakat sipil yang menjadi korban.</p>
<p>&#8220;Karena akan menyebabkan yang paling menjadi korban adalah masyarakat sipil, khususnya perempuan dan anak,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2025/06/24/mui-dorong-indonesia-jadi-wasit-perdamaian-konflik-iran-israel/">MUI Dorong Indonesia jadi Wasit Perdamaian Konflik Iran-Israel</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://siaranedukasi.com/2025/06/24/mui-dorong-indonesia-jadi-wasit-perdamaian-konflik-iran-israel/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/pwmjateng.com/wp-content/uploads/2025/06/Gambar-WhatsApp-2025-06-24-pukul-12.51.41_d3b36a0f-780x470.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Gencatan Senjata Iran-Israel Resmi Dimulai</title>
		<link>https://siaranedukasi.com/2025/06/24/gencatan-senjata-iran-israel-resmi-dimulai/</link>
					<comments>https://siaranedukasi.com/2025/06/24/gencatan-senjata-iran-israel-resmi-dimulai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2025 11:31:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Iran]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siaranedukasi.com/?p=88444</guid>

					<description><![CDATA[<p>SIARAN EDUKASI &#8211; Gencatan senjata antara Israel dan Iran mulai berlaku pada pukul 04.00 GMT...</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2025/06/24/gencatan-senjata-iran-israel-resmi-dimulai/">Gencatan Senjata Iran-Israel Resmi Dimulai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siaranedukasi.com/"><strong>SIARAN EDUKASI</strong></a> &#8211; Gencatan senjata antara Israel dan Iran mulai berlaku pada pukul 04.00 GMT (11:00 WIB), Selasa (24/6), setelah berjam-jam eskalasi konflik di mana Iran meluncurkan enam gelombang serangan rudal ke wilayah Israel.</p>
<p>Militer Israel mengonfirmasi bahwa total 11 rudal ditembakkan dalam enam gelombang berturut-turut dari Iran menjelang dimulainya gencatan senjata.</p>
<p>Layanan medis darurat Israel melaporkan sedikitnya enam orang tewas dan 15 lainnya terluka &#8212; beberapa di antaranya dalam kondisi kritis &#8212; akibat sebuah roket yang menghantam bangunan permukiman di Kota Beersheba, Israel selatan.</p>
<p>Ledakan juga dilaporkan terjadi di Tel Aviv dan wilayah tengah Israel, menurut media setempat.</p>
<p>Media Iran juga mengonfirmasi dimulainya gencatan senjata, yang disebut mulai berlaku setelah “tembakan salvo terakhir” dari rudal mereka.</p>
<p>Otoritas Penyiaran Israel dan radio militer sebelumnya melaporkan bahwa gencatan senjata telah dimulai, meskipun pejabat Israel belum memberikan pernyataan resmi.</p>
<p>Kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan telah menginstruksikan para menteri untuk tidak memberikan komentar publik terkait kesepakatan gencatan senjata tersebut.</p>
<p>Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengumumkan dimulainya gencatan senjata, yang akan dilakukan secara bertahap, dimulai oleh Iran lebih dulu, kemudian disusul Israel 12 jam setelahnya. Penghentian total permusuhan akan diumumkan pada jam ke-24.</p>
<p>Media Israel menyebut bahwa Qatar berperan sebagai mediator dalam tercapainya kesepakatan ini.</p>
<p>Sumber: Anadolu</p>
<p>Artikel <a href="https://siaranedukasi.com/2025/06/24/gencatan-senjata-iran-israel-resmi-dimulai/">Gencatan Senjata Iran-Israel Resmi Dimulai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://siaranedukasi.com">Siaran Edukasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://siaranedukasi.com/2025/06/24/gencatan-senjata-iran-israel-resmi-dimulai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/static.dw.com/image/68862890_1006.webp?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
